Tips memilih penerbit Indie yang berkualitas
Hari/tanggal : Rabu / 20 Februari 2023
Nara sumber : Raimundus Brian Prasetyawan , S.Pd
Pertemuan ke : 23
Tema : Menerbikan buku semakin mudah dipenerbit Indie
Moderator : Nur Dwi Yanti, S.Pd
Kegembiraan seorang penulis adalah apabila hasil karya bukunya sudah terbit dan laku di pasaran. Namun masih banyak penulis pemula belum mengetahui kemana naskahnya harus diterbitkan.
Tema KBMN pada hari ke23, mengenai tips memilih penerbit . Materi kali di pandu oleh Ibu Nur Dwi Yanti,S.Pd sebagai moderator dan pemateri bapak Raimundus Brian Prasetyawan, S.Pd. Beliau sudah menerbitkan 3 uku solo yaitu : Blog guru era 4.0, Aksi literasi guru masa kini, dan menerjang tantangan menulis setiap hari. Pada awal pemaparannya, Pak Brian atau akrab dipanggil Om Ian menyampaikan tips memilih penerbit bagi penulis pemula.
Dalam bisnis penerbitan, ada dua macam penerbit yaitu penerbit Indie dan penerbit Mayor. Perbedaan keduanya adalah, jika penerbit Indie, menerima dan menerbitkan semua naskah yang masuk tanpa diseleksi , sedangkan penerbit Mayor melakukan seleksi setiap naskah yang akan diterbitkan. Hal ini dimaksudkan agar naskah yang terbit pada penerbit mayor benar benar berkualitas.
Dalam paparannya,OmIan menyampaikan,untuk penulis pemula, sebaiknya menerbitkan bukunya ke penerbit Indie. Penerbit Indie itu adalah seuahbisnis penerbitan yang :
1. Menerima semua naskah tanpa perlu menyeleksi, hanya seleksi ringan, dan pasti terbit
2. Proses penerbitan membutuhkan hanya 1-3 bulan
3. biaya variasi sesuai ketentuan dan fasilitas tiap-tiap penerbit
4. Biaya cetak ulang dan ongkir ditanggung penulis
5. Pemasaran buku sepenuhnya dilakukan oleh penulis
Namun demikian tidak semerta-merta memilih sembarang penerit Indie untuk menerbitkan buku kita. Selain perlu diperhatikan track recordnya, ada beberapa halyang perlu dipertimbangkan dalam memilih penerbit Indie agar tidak terjadi salah paham dan mendapatkan hasil yang memuaskan.
Berikut tips-tips dari Om Ian dalam memilih penerbit Indie, yaitu
1. biaya penerbitan
2. Fasilitas penerbitan
3. Batas maksimaljumlah halaman
4. Ketetuan dan biaya cetak ulang
5. Apakah dapat maser PDF
6. Jumlah uku yang didapat
pada kesempatan ini juga Om Brian menyampaikan salah satu penerbit Indie yang memberikan fasilitas yang menarik. Hanya dengan 400 ribu rupiah, penulis akan mendapatkan selain 2 buku untuk penerit da 2 buku untuk dikirim kePerpusnas dan maksimal tulisan 280 halaman kertas ukuran A5. Selain itu banyak fasilitas lain yaitu ;
1. Desain cover
2. ISBN / QRCBN
3. lay out
4.Editing
5.Sertifikat
6.Poster Promosi
7. Master PDF
8. Promo di Web dan MedSos penerbit
9. dijualdi shopee dantokopediapenerit
Dapat disimpulkan bahwa sekarang semakin mudah bagi seorang penulisuntukmeneritka buku solo dan biayanya dan kebijakan setiap penerbit Indie berbeda-beda .Untuk itu seorang penulis yang akan menerbitkan naskahnya perlu memperhatikan track record penerbit dan memahami segala ketentuan yang ada,agar tidak ada yang dikecewakan dikemudian hari..
Assalamualaikum Waramatullahiwabarakatuh.
Salam Literasi!

Komentar
Posting Komentar