Menulis itu Mudah

KBMN Gelombang 28

Hari/tanggal      : Jum'at / 27 Januari 2023

Nara sumber      : Prof.Dr.Ngainun Naim

Pertemuan ke     : 9

Tema                  : Menulis itu Mudah

Moderator          : LelySuryani, S.Pd.SD

Hari ke-9 acara KBMN ke-28 pada tanggal 27 Januari 2023 didampingi guru besar. Dr Ngainun Naim, M.H.I, Profesor, diketuai oleh Ibu Lely Suriani. Ibu Lely Suryani adalah salah satu dari Tim Solid OmJay yang sudah dipercaya menjadi kurator buku OmJay yang berjudul “ 50 tahun OmJay jadi manusia”


Profesor Ngainun Naim adalah Guru Besar Metodologi Kajian Islam . Beliau tinggal di sebuah kota di tepi Samudera Hindia, yaitu kota Trenggalek. Lahir 48 tahun yang lalu, tepatnya pada tanggal 19 Juli 1975 di Tulungagung.


Meraih gelar BA dari STAIN Tulungagung, lulus pada tahun 1998, kemudian dilanjutkan  Studi Islam dari Universitas Islam Malang (UNISMA) pada tahun 2002 dan PhD dalam Studi Islam dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, pada tahun 2011. Beliau juga seorang  penulis yang produktif. Beliau  menulis sejak masih kuliah. Kegiatan menulisnya .Sudah  47 buku karya beliau yang telah diterbitkan hingga saat ini.

Dalam penjelasannya, Profesor Ngainun tidak mengatakan “menulis itu mudah” namun bukan berarti menulis itu sulit . Menulis perlu dipraktekkan setiap hari .Beberapa hal yang perlu dilakukan agar menulis menjadi mudah 

1) Jangan pernah berpikir bahwa menulis itu sulit. Hal itu akan menghambat kreativitas kita dalam menulis. Karena pikiran akan mempengaruhi tindakan. Menulislah hal yang sering kita lakukan atau jumpai sehari hari. Misalnya menulis tentang perjalanan, makanan, pengalaman.

2) agar menulis itu mudah,  harus banyak berlatih.  Latihan menulis dilakukan terus menerus sepanjang hidup, dan meskipun hanya beberapa paragraf. mudah untuk menuliskan ide. Selalu luangkan waktu untuk menulis. 

3) jangan menulis, membaca tulisan dan mengedit secara bersamaan. Ketika sedang menulis jangan melakukan tiga hal yaitu menulis, membaca tulisan dan mengedit sekaligus. Setiap tulisan yang kita ketik baik di handphone maupun di laptop tidak langsung jadi dan di publish, ada baiknya dibiarkan terlebih dahulu, setelah beberapa saat , dan dengan suasana hati yang berbeda dengan saat menulis,kita baca tulisan yang sudah diketik dan dilakukan pengeditan bila ada typo, atau pengubahan susunan kalimat.

4) Perbanyak membaca. Dengan membaca beberapa menit setiap hari berarti ada

informasi  yang dapat dituliskan Banyak membaca memberikan banyak bahan yang dapat dituliskan

5) belajar menulis dengan tutor, membaca karya orang lain dan memberikan tanggapan 

    positif

Dari beberapa materi yang disampaikan pada KBMN 28 sampai pada hari ke 9, tampaknya hal yang perlu ditanamkan pada calon penulis adalah tekad kuat menulis dan praktek menulis setiap hari,maka segalanya akan lancar dalam menuangkan gagasan.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menjadi penulis buku di penerbit Mayor

Menyusun buku dari KaryaTulis Ilmiah

Hidup Tanpa Batas Dalam Keterbatasan